WAYANG NIGHT CARNIVAL HUT KE 262 KOTA JOGJA
WAYANG NIGHT CARNIVAL HUT KE 262 KOTA JOGJA
Hari jadi Kota Yogyakarta (Jogja) adalah 7 Oktober 1756. Puncak perayaan HUT Kota Jogja dilaksanakan pada Minggu 8 Oktober 2018 dengan mengangkat tema Wayang Night Carnival. Kota Jogja merupakan kota terpadat kedua di Indonesia. Beragam komunitas dan budaya berkembang saling berdampingan di kota ini sehingga sering disebut miniatur Indonesia.
Kota Jogja terdiri dari 14 Kecamatan. Beberapa simpatisan dari Provinsi dan negara sahabat turut bergabung memeriahkan acara ini. Setiap Kecamatan menampilkan kreasinya masing-masing. Video di bawah ini tidak berdasarkan kecamatannya karena keterbatasan gue. Seluruh wilayah kecamatan memiliki sejarah mendalam. Hanya beberapa yang gue ketahui aja yang gue tulis. Lengkapnya silahkan baca di buku sejarah.
Mantrijeron
Wilayah mantrijeron terletak di sebelah selatan Kraton. Melindungi bangunan Kraton dari sisi selatan dari gerbang Plengkung Gading. Di tempat ini terdapat Knadang menjangan. Konon digunakan raja untuk berburu.
Kraton
Keraton Yogyakarta Hadiningrat terdapat di kecamatan ini. Raja Jogja dan para bangsawan keturunannya sebagian besar tinggal disini. Para abdi dalem diberi hak tinggal di wilayah ini. Kerajaan ini terbentuk dengan melalui sejarah panjang sejak berabad-abad silam. Dari kerajaan Majapahit hindu hingga Mataram islam. Semua tanah pada awalnya memang milik raja meliputi Jawa tengah hingga jawa timur tetapi Raja telah bertitah bergabung dan melindungi Indonesia sehingga wilayahnya diberikan kepada negara untuk dapat digunakan rakyat Indonesia pada umumnya.
Mergangsan
Umbulharjo
Pusat pemerintahan Kota Jogja ada di kecamatan ini. Biasa dikenal dengan komplek Balaikota Jogja Timoho.
Kotagede
Konon pernah jadi pusat kerjaaan Mataram
Gondokusuman
Gondokusuman berbatassan langsung dengan Kabupaten Sleman yaitu area UGM, UNY.
Danurejan
Pakulaman
Kediaman Sri Pakualam selaku wakil gubernur DIY ada disini.
Gondomanan
Ngampilan
Wirobrajan
Gedongtengen
Jetis
Tegalrejo


